200 Kader Ansor Banser Ikuti PKD dan Diklatsar di Pegiringan

Dalam rangka menciptakan pribadi yang mantap, tangguh serta terwujudnya kualitas pemuda Ansor  yang lebih baik, militan terhadap NU dan NKRI. Sebanyak kurang lebih 120 kader Ansor dan Banser  digembleng selama tiga hari untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser yang dilakukan PAC GP ANSOR Bantarbolang Pemalang.

Kegiatan berlangsung Jum’at (3/11) sampai inggu (5/10). PKD dan Diklatsar Banser ini dilaksanakan di Madrasah Nurul Hikmah Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang. Madrasah Nurul Hikmah dipilih karena banyak pertimbangan, salah satunya adalah  jauh dari kebisingan dan tempatnya luas sehingga diharapkan mampu memantapkan proses PKD dan Diklatsar.

Pemimpin dalam organisasi dilingkungan NU lebih tepatnya disebut Khodimul Umat yakni sebagai pelayan. Pemimpin adalah pelayan sehingga ia melayani terhadap umatnya sehingga mengandung makna luas kalau sudah ditunjuk sebagai pemimpin harus mendengar, mengerti, dan melangkah lalu berbuat terhadap keberadaan jamaahnya. Salah satu tujuan PKD terwujudnya kader penggerak GP Ansor tingkat anak cabang dan ranting yang memiliki kapasitas dan kemampuan yang handal yang siap mengawal dan menjadi dinamisator organisasi GP Ansor dan Fatayat di tingkat Pimpinan Anak Cabang dan pimpinan ranting sedangkan Diklatsar Banser merupakan salah satu jenjang pendidikan dan pelatihan yang harus diikuti setiap kader Ansor untuk menjadi Banser Ansor.

Dalam PKD dan Diklatsar ini, peserta akan digembleng oleh Tim Instruktur dari PC GP Ansor Pemalang, Polsek dan Koramil Bantarbolang. Peserta akan ditempa tentang ke-Aswaja-an, ke-NU-an, keIndonesian dan kebangsaan, ke-Ansor-an dan ke-Banser-an, Amaliyah dan Tradisi Keagamaan NU, Manajemen keorganisasian, sosial, pelatihan fisik dan mental serta materi lainnya, sehingga diharapkan setelah mengikuti diklat peserta akan memegang terus teguh ke-NU-an dan keaswajaan, siap menjadi garda terdepan menjaga ulama dan ke-bhinnekaan, karena tugas Ansor dan Banser adalah mempertahankan dan mengembangkan ajaran aswaja serta menjaga keutuhan NKRI.

PKD dan Diklatsar PAC Bantarbolang dibuka secara resmi oleh Camat Bantarbolang, Abdul Rahman, M.Si, turut hadir dalam pembukaan acara  Danramil dan Kapolsek Bantarbolang, Pengurus MWCNU Bantarbolang, Pengurus NU ranting Pegiringan, Kepala Desa Pegiringan serta tokoh masyarakat.

Kepala Desa Pegiringan Duhari Daya saat diminta sambutannya sebagai tuan rumah, beliau menyampaikan ucapan terima kasih, Pegiringan menjadi tuan rumah PKD dan Diklatsar Banser PAC Bantarbolang. Pemerintah Desa Pegiringan tentunya bersama Muspika Bantarbolang akan terus mendorong Ansor Banser, khususnya di wilayah Bantarbolang untuk terus menerus memberikan berkontribusi positif bagi desa, masyarakat dan bangsa.  Mengawal keberagaman dalam kebhinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selamat mengikuti Diklat PKD dan Diklatsar, semoga bermanfaat dunia ahirat. (AdminDesa)

 

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *