Bedah Rumah Wujud Kepedulian Kukerta IPDN

Selama melaksanakan Kukerta di Pegiringan, banyak program dari Praja IPDN yang dilaksanakan, antara lain program membantu warga tidak mampu. Sabtu (6/05) Praja IPDN melakukan program bedah rumah tidak layak huni milik bu Sutri (50 th) warga RT. 03 RW. 04 Desa Pegiringan.  Kebetulan rumah bu Sutri yang tengah dibedah tidaklah besar. Rumah kecil berukuran 5×6, dinding rumah berbahan kayu campuran. Di dalamnya fasilitas kamar dan dapur seadanya. Antara kamar, dapur dan rumah tamu hanya terpisahkan sekat kayu papan seadanya. Ketika dilihat dari ruang tamu, semuanya hampir kelihatan. Karena tidak memungkinkan di perbaiki akhirnya rumah bu Sutri di ratakan dengan tanah dan segera dibangun kembali. Program ini dibiayai oleh IPDN dan Pemda Pemalang dengan anggaran 20 juta, target pengerjaannya selesai 12 hari masa kerja. Pengerjaan program bedah rumah dilaksanakan secara gotong royong antara praja IPDN dan masyarakat sekitar RT. 03 RW. 04 Desa Pegiringan.

Pembukaan program bedah rumah, dilaksanakan Sabtu pagi, tampak hadir saat pembukaan  pembina tim Kukerta IPDN dari Kabupaten Pemalang, Tim Pembina Teknis, Kepala Desa Pegiringan didampingi perangkat desa serta lembaga desa lainnya. Pembina teknis Kukerta IPDN di Desa Pegiringan, Rahmat, S.IP mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pegiringan dan masyaraat RT. 03 RW. 04 yang sangat pro aktif membantu kegiatan bedah rumah ini. Rahmat, S. IP menegaskan bahawa kegiatan bedah rumah adalah salah satu wujud implementasi pengabdian IPDN ke masyarakat selain program lainnya. Harapan saya dan kawan-kawan, semoga bedah rumah ini dapat membahagiakan keluarga bu Sutri.  Kedepan kami juga berharap ilmu yang kami peroleh dapat dipraktikkan di lapangan, ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Pegiringan Duhari Daya saat memberikan sambutannya menyampaikan program ini sangat berkesan untuk saya sebagai Pemerintah Desa. Karena ini adalah bagian dari program Pemerintah Pegiringan juga. Selain memberikan apresiasi terhadap program yang dilakukan oleh Praja IPDN, Duhari Daya pun menyebut bahwa bedah rumah ini merupakan  hadiah  bagi Pemerintah Desa Pegiringan yang sangat berarti, dan akan memiliki nilai tersendiri bagi desa Pegiringan. Diketahui, Kukerta Praja IPDN yang dijadwalkan selama 29 hari di desa Pegiringan, sudah banyak membantu program-program pemerintah desa Pegiringan, Pemerintah Desa sangat terbantu, Terima kasih IPDN.

Ropi’i, Ketua RT 03 selaku wakil masyarakat menyampaikan ucapan syukurnya kepada praja  IPDN yang telah membantu bu Sutri. Rumah bu Sutri memang sudah lama kondisinya rusak. Kami merasa bersyukur praja IPDN peduli kepada warga kami. Tentunya dengan bedah rumah ini, sangat bermanfaat bagi warga kami. (admin)

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *