Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang Lakukan Pendampingan Kelompok Nelayan Perikanan Tangkap Desa Pegiringan

Media Informasi Warga

Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang Lakukan Pendampingan Kelompok Nelayan Perikanan Tangkap Desa Pegiringan

16 Mei 2017 Berita 0

Keanekaragaman hayati di wilayah pesisir dan laut meliputi kenakearagaman genetik, spesies dan ekosistem. Pengertian kenakeragaman hayati dan nilai manfaatnya baik secara ekonomis, sosial, budaya, dan estetika perlu memperoleh perhatian serius agar strategi pengelolaan keanekaragaman hayati pesisir dan laut sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.

Kawasan konservasi perairan merupakan bagian dari upaya pengelolaan atau konservasi ekosistem. Berdasarkan tipe ekosistem yang dimiliki, kawasan konservasi perairan dapat meliputi: kawasan konservasi perairan tawar, perairan payau atau perairan laut. Kawasan konservasi perairan laut dikenal sebagai kawasan konservasi laut (KKL).

Selasa, 16 Mei 2017 Dinas perikanan Kabupaten Pemalang Bidang Pengelolaan Penangkapan IkanĀ  melakukan kegiatan sosialisasi dan pendampingan pada kelompok perikanan nelayan tangkap di desa Pegiringan. Hadir pada acara tersebut Tim dari Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang, Kepolisian Sektor Bantarbolang dan Pemerintah Desa Pegiringan. Acara dibuka oleh Sabar Laksono, Kasi Produksi dan Pengawasan penangkapan ikan Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang. Dalam pembukaannya Sabar Laksono menyampaikan pentingnya nelayan mengetahui regulasi kebijakan pengelolaan sumber daya ikan dan penyelamatannya.

Sementara itu Kepala Desa Pegiringan saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan pendampingan dari dinas perikanan ini, menjadi satu kesempatan yang baik bagi para penangkap ikan di Pegiringan, agar lebih tau dan memahami kebijakan, Duhari Daya mengharapkan peserta benar-benar dapat menyerap dan mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya, nanti setelah kegiatan pendampingan selesai dinas Perikanan Kabupaten Pemalang akan memberikan fasilitas jala dan pancing kepada peserta pelatihan, tuturnya.

Durahim yang mewakili Kapolsek Bantarbolang saat memberikan materi, menyampaikan pentingnya pengelolaan dan dan penyelamatan ikan, mengingat akhir-akhir ini semakin banyak penangkap ikan menggunakan alat listrik (strum) yang jelas merusak ekosistem. Acara diikuti oleh 20 peserta dari kelompok penangkap ikan di desa Pegiringan. Acara sosialisasi diakhiri dengan diskusi, saran dan masukan-masukan serta keluhan dari kelompok penangkap ikan, sebagai bahan untuk tindak lanjut baik di tingkat desa maupun dinas terkait. (admin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *