Gandeng GP. Ansor dan PSHT, Pemerintah Desa Pegiringan Dirikan Posko Mudik Lebaran

Hari raya Idul Fitri sudah di depan mata. Seperti tradisi, banyak masyarakat Indonesia akan mudik ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga besar. Mudik menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia jelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Kesiapan pemangku kepentingan diharapkan optimal dalam memberikan pelayanan kepada pemudik. Pegiringan, sebagai salah satu daerah arus mudik jalur alternatif bagi pemudik menuju Bobotsari, Purbalingga, Purwokerto, Wonosobo, siap menyambut Mudik Lebaran 2017.

Dalam rangka membantu kelancaran arus mudik Lebaran 2017, Pemerintah Desa Pegiringan bekerja sama dengan pengurus GP Ansor ranting Pegiringan dan Persaudaraan Setia Hati Terate ranting Bantarbolang, mendirikan posko mudik lebaran tahun 2017 bersama. Posko mudik bersama ini  berlokasi di Jl. Raya Pegiringan, km. 20 Desa Pegiringan atau sebelah selatan Indomart Pegiringan.

Menurut Ketua Gerakan Pemuda Ansor ranting Pegiringan, Slamet Riyadi Anggota Banser Satrkorkel Pegiringan akan bergabung bersama anggota Linmas desa Pegiringan serta Kadhang Warga PSHT untuk bertugas membantu melakukan pengamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran mulai H-3 dan H+7 Lebaran.

Sementara itu, Kepala Desa Pegiringan, Duhari Daya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sahabat-sahabat Banser dan anggota PSHT Bantarbolang serta anggota  Linmas desa Pegiringan yang bersedia merelakan diri untuk membantu pengamanan mudik Lebaran tahun ini. Saya begitu bangga, para sahabat Banser, khususnya Balantas, anggota Linmas dan pendekar PSHT dengan ikhlas mewakafkan waktu Lebarannya untuk masyarakat,” kata pak DD di posko mudik, Jalan raya Pegiringan Km. 20, Desa Pegiringan, Kamis (22/6/2017).

Kasatkorkel banser Pegiringan, Darsono menambahkan, bantuan pengamanan yang dilakukan Banser merupakan dharma bakti kepada Bumi Pertiwi, negara atas nama kemanusiaan. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih tiada terhingga atas pengorbanan para sahabat semua,” tandas Darsono.

Sementara itu Samsul Ma’arif salah satu anggota PSHT Bantarbolang, menyambut baik kegiatan ini, beliau mengatakan ini patut dicontoh tiga komponen bersatu  bersama dalam satu misi sosial, ini merupakan langkah yang baik yang harus terus dijaga, ucapnya. (admin)

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *