Melalui Rutinan RT, Diharapkan Peranan RT Akan Lebih Efektif

Media Informasi Warga

Melalui Rutinan RT, Diharapkan Peranan RT Akan Lebih Efektif

30 Januari 2017 Berita 0

Sejak jaman dahulu, masyarakat tradisional Indonesia sebenarnya telah memiliki perkumpulan warga yang sifatnya mandiri dan terlepas dari struktur pemerintahan negara. Sesuai dengan kodratnya manusia sebagai makhluk sosial, maka individu-individu dalam suatu lingkungan tertentu membentuk perkumpulan yang memudahkan mereka memenuhi kebutuhan hidupnya baik secara jasmani maupun batiniah. Perkumpulan masyarakat ini memiliki istilah berbeda di setiap daerah di Indonesia dan belum memiliki kesamaan dalam hal penataan kependudukan.

RT adalah substansi terkecil dari pemerintahan desa. Penyelenggaraan Tugas RT berarti juga penyelenggara pemerintahan desa dengan substansi penyelenggaraan masing-masing di setiap RT. RT sebagai pelaku dan penyelenggara kepentingan rakyat. Disinilah pentingnya, esensinya dan strategisnya RT dijadikan kekuatan pembangunan. Artinya, ketua RT adalah pelaku pembangunan dan Kepala Desa mengendalikan pembangunan melalui lingkungan ketua RT.

RT dan desa harus bekerja bersama rakyat baik dalam rapat atau diskusi menentukan program maupun pada pelaksanaan kegiatan. Ketua RT harus tahu kondisi lingkunganĀ  warganya agar dapat merencanakan program-program untuk memajukan RTnya. Ketua RT dipilih rakyat, dipercaya oleh rakyat dan memiliki legitimasi serta kewenangan yang ditetapkan melalui pilihan rakyat. Sehingga ketua RT memiliki kewajiban bekerja untuk membangun RTnya masing-masing.

Desa Pegiringan terdiri dari 49 RT dan 5 RW, guna lebih mengefektifkan peranan RT tersebut, secara mandiri masing-masing kepala dusun membentuk kegiatan rutinan ketua RT di dusunnya masing-masing. Kegiatan rutinan tersebut dengan pola giliran, artinya nantinya semua ketua RT dalam satu RW akan ditempati rumahnya dalam kegiatan tersebut. Pertemuan rutin ketua RT dilaksanakan sebulan sekali baik pertemuan di tingkat desa maupun tingkat RW.

Kegiatan rutinan RT ditingkat RW, ini dimaksudkan untuk lebih mengefektifkan peran RT dalam pembangunan, karena RT yang bersinggungan langsung dengan lingkungannya masing-masing. Selain itu pertemuan tersebut, sebagai sarana silaturahmi dan rempug lokal RW serta evaluasi kegiatan dimasing-masing wilayah. Usulan dan pelaksanaan serta renca pembangunan akan lebih jelas sampai dengan teknis serta kendala pembangunan dimasing-masing wilayah akan cepat diatasi. Dengan ketua RT terlibat langsung dalam proses pembangunan, diharapkan pembangunan desa akan lebih terarah, jelas manfaatnya sesuai kebutuhan wilayah masing-masing serta merata dalam pelaksanaannya, karena RT mempunyai peranan penting dalam keberhasilan pembangunan di desa, khususnya di Pegiringan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *