Meraih Asa Mewujudkan Cita-Cita

img-20160724-wa0017

 Pemerintah pusat telah merealisasikan penyaluran dana desa kepada pemerintah desa. Dana desa tersebut telah disalurkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Setelah disalurkan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) bertugas mengawal prioritas penggunaan dana desa agar sesuai dengan Peraturan Menteri yang telah ditetapkan. Berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 21 Tahun 2015 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa, dana desa di tahun 2016 ini digunakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan berskala lokal desa bidang Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

 “Sesuai Permendes 21 tahun 2015, prioritas pertama penggunaan dana desa yaitu untuk membangun infrastuktur antara lain jalan, irigasi, jembatan sederhana, dan talud. Bidang kesehatan dan pendidikan juga perlu diprioritaskan, diantaranya Posyandu dan PAUD. (sumber : http://www.bappenas.go.id). 

Desa Pegiringan pada tahun 2016 gelombang pertama, sesuai dengan perencanaan telah melaksanakan kegiatan pembangunan yang melibatkan partisipasi warga sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang merata, transparan dan memberdayakan potensi masyarakat.

Desa Pegiringan adalah salah satu Desa di wilayah Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, yang saat ini menjadi salah satu Desa dengan jumlah penduduk terbanyak dan wilayah ekonominya cukup luas. Program pembangunan 5 tahun terakhir mencoba mewujudkan nawa cita Program Implementasi Dana Desa. Tahun 2015 sebagai titik awal kegiatan Dana Desa, Pembangunan diorientasikan kepada pembangunan fisik, seperti pengaspalan jalan, pembangunan gang-gang, dan perbaikan sarana sanitasi. Kenapa ditahun awal kegiatan dana Desa difokuskan pada kegiatan fisik, ini dikarenakan 10 tahun terakhir, pembangunan di Pegiringan nyaris tidak terlihat. Selain itu upaya peningkatan sumber daya ekonomi akan terangkat dengan lengkap dan baiknya sarana dan prasarana fisik yang menunjang.

Melalui Dana Desa Pembangunan kedepan tidak hanya terfokus pada kegiatan fisik saja, dibawah kepemimpinan Kepala Desa sekarang,  Bapak Duhari Daya, S. Pd.I  berbagai upaya ingin dilakukan untuk mewujudkan Desa Pegiringan yang mandiri, maju dan sejahtera. Program tersebut tidak akan berjalan jika tidak didukung oleh semua komponen masyarakat. Sumber Daya Manusia dituntut untuk selangkah lebih maju, mau bersama menuangkan ide dan semangat membangun. Kebersamaan dan hubungan baik dengan semua sekktor masyarakat sangat diperlukan. Unsur RT,RW, Pemuda, Tokoh Masyarakat dan Pemangku Kebijakan di Desa, semua unsur itu haruslah bersama-sama mewujudkan nawa cita pembangunan Desa. Kendala pembangunan di Desa adalah keberagaman dan idealisme kelompok, yang tentunya harus dirubah secara pelan dan terprogram. Sebesar apapun keinginan kita untuk membangun, jika masih ada ego pribadi maka pembangunan akan sulit terwujud.

Membangun tidak mengenal usia, rempug Pemuda, Tokoh masyarakat Desa
Penyerapan aspirasi masyarakat sebagai upaya pemberdayaan menjadi solusi sukses membangun

2016 sebagai titik lanjutan pembangunan Desa. Semakin besarnya dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat didesa, diperlukan pengawasan oleh semua pihak. pengawasan tersebut bertujuan agar Program benar-benar berjalan, bukan untuk mencari kesalahan dan saling menjatuhkan. Kritik dan saran sangat diperlukan, Kemauan masyarakat untuk membangun sangat dibutuhkan. “Kalau bukan kita siapa lagi”.

Sedikit gambaran tentang program Desa kedepan, saya kutip dari dokumen Rencana Program Pembangunan Desa, baik program jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek :

  1. Peningkatan pelayanan masyarakat Desa
  2. Peningkatan lembaga Desa yang kompeten dan berdaya saing.
  3. Penataan administrasi Desa sebagai dokumen yang akuntable.
  4. Pembangunan fisik sarana dan prasarana Desa (Sarpras).
  5. Peningkatan sumber daya manusia, melalui program pelatihan dan penguatan mandiri Desa
  6. Peningkatan sumber ekonomi Desa, melalui pengelolaan aset-aset Desa
  7. Mewujudkan terciptanya lapangan pekerjaan
  8. Membangun Lembaga Ekonomi Desa (BUMDES)

Dari Program-program tersebut, tentunya tidak bisa terwujud secara instan, semua butuh proses. Berangkat dari semangat membangun dan hubungan baik serta kemauan dan niat baik semua unsur, pembangunan tersebut secara bertahap akan terwujud, yang nantinya akhir dari tujuan pembangunan tersebut untuk kesejahteraan masyarakat.

Sebagai warga desa yang ingin Desa kita maju, mari bergandengan tangan menyatukan semangat dan kebersamaan membangun. Maju tidaknya Pegiringan bergantung pada kita semua, saatnya yang muda bangun dan mengepalkan tangan, bersama pemerintah mensukseskan Pembangunan Desa. Sebagai penutup saya kutipkan piwulang para leluhur kita, sebagai semangat kita untuk bersama-sama peduli dengan kemajuan Desa :

“Urip kang utama, mateni kang sempurna”. 

Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya

Salam membangun @LPMD Desa Pegiringan

 

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *