MI Nurul Ulum Pegiringan, Madrasah Pinggir Sawah Dengan Banyak Prestasi

MI Nurul Ulum Pegiringan adalah lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan pendidikan keagamaan MI Nurul Ulum Pegiringan berdiri sekitar tahun 1954 atas inisiasi tokoh-tokoh masyarakat dan ulama desa Pegiringan seperti : K.H. Mansyur, Ky. Abdul Hamid, Ky. Rumli, K.H. Zuhri, Ky. Sofi, Moch. Chusnan, M. Fathori HS, Abdul Latif, H. Muklas, M.Warmadi dan lain-lain. Awal berdiri Madrasah Ibtidaiyah (MI) ini bernama Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama ( MINU ). MI ini berganti nama dari MI Nahdlatul Ulama (MINU) menjadi MI Nurul Ulum Pegiringan pada  tanggal 5 Februari 1967. Sejak berdiri sampai dengan sekarang, MI Nurul Ulum Pegiringan telah mengalami beberapa generasi kepemimpinan kepala sekolah, saat ini MI Nurul Ulum Pegiringan dipimpin oleh Maisah, S. Pd.I, M.Pd.I, beliau menjadi Kepala sekolah sejak tahun 2008 sampai dengan sekarang.

MI Nurul Ulum Pegiringan juga merupakan salah satu madrasah sasaran penerima program MEDP dari Kementerian Agama RI. Madrasah Education Development Projec (MEDP) merupakan proyek Pengembangan Madrasah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan Kementerian Agama RI. MEDP berjalan sejak tahun 2009 dan pada tahun 2012 program ini telah selesai dilaksanakan di MI Nurul Ulum Pegiringan.

Dengan program MEDP ini, MI Nurul Ulum Pegiringan banyak mengalami peningkatan, khususnya sarana dan prasarananya. Semua ruang kelas telah direhab, ruang perpustakaan, ruang guru, dan dapat ruang klinik lengkap dengan isinya. Sarana prasarana yang lainnya dari buku teks pembelajaran sampai alat peraga dan media pembelajaran juga semakin lengkap.

Dengan segala fasilitas yang cukup memadai, MI Nurul Ulum Pegiringan dari tahun ke tahun telah banyak mengalami perkembangan dan kemajuan. Terbukti dengan diperolehnya Piagam Madrasah dengan status terdaftar (1967) kemudian meningkat menjadi status diakui (1989) dan sejak tahun 1995 setelah mengikuti akreditasi sekolah dan madrasah status MI Nurul Ulum Pegiringan menjadi DISAMAKAN dan akreditasi terakhir MI Nurul Ulum Pegiringan menjadi Madrasah terakreditasi “ A “ sampai sekarang.

Prestasi siswa juga mengalami kemajuan, tercatat tidak sedikit piagam penghargaan  yang diperoleh oleh siswa-siswi MI Nurul Ulum Pegiringan dari berbagai lomba, Bahkan baru-baru ini salah satu siswa MI Nurul Ulum Pegiringan berhasil menjadi juara III lomba Pantomim tingkat SD/MI Kecamatan Bantarbolang.

Pesatnya perkembangan informasi  dan teknologi serta perubahan situasi sosial, politik, nilai budaya yang semakin bergerak dan mempengaruhi tata nilai, ini merupakan tantangan bagi MI Nurul Ulum Pegiringan kedepan. Madrasah ditantang untuk mengubah atau menata dirinya menjadi lembaga yang mampu memfilter pengaruh global kemajuan informasi dan teknologi serta menempatkan dirinya sebagai lembaga yang mampu beradaptasi dengan perubahan masyarakat. MI Nurul Ulum Pegiringan telah membuktikan dirinya mampu bertahan meskipun mengalami sejumlah transformasi. MI Nurul Ulum Pegiringan sebagai salah satu warisan para orang tua, harus tetap kita jaga eksistensinya. (AdminDesa)

Categories: