Musrenbang Desa Tahun 2016, Wujud Perencanaan Pembangunan Partisipatif

Media Informasi Warga

Musrenbang Desa Tahun 2016, Wujud Perencanaan Pembangunan Partisipatif

27 Desember 2016 Berita 0

Sebagaimana diatur di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 114 tahun 2014, tentang Pedoman Pembangunan Desa, disebutkan bahwa Perencanaan pembangunan desa adalah proses tahapan kegiatan yang diselenggarakan oleh Desa dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa dan unsur masyarakat secara partisipatif guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya desa dalam rangka mencapai tujuan pembangunan desa.

Musrenbang desa adalah forum musyawarah perencanaan tahunan di tingkat desa untuk membahas dan menyepakati usulan kegiatan pembangunan hasil Musdus. Hasil dari musrenbang desa akan diusulkan di tingkat Kecamatan. Tujuan umum pelaksanaan kegiatan musrenbang desa yaitu mendorong partisipasi masyarakat desa dalam menyusun perencanaan pembangunan tahunan di tingkat desa.

Sedangkan tujuan khususnya adalah :

  • Menyepakati prioritas kebutuhan dan kegiatan yang termasuk urusan pembangunan yang menjadi wewenang Desa yang menjadi bahan penyusunan Rencana Kerja SKPD Desa.
  • Prioritas kegiatan Desa yang akan dilaksanakan oleh warga Desa yang dibiayai melalui dana swadaya masyarakat dan dikoordinasikan oleh lembaga  di Desa setempat.
  • Prioritas kegiatan Desa yang akan dilaksanakan Desa sendiri yang dibiayai melalui dana bantuan dari pemerintah daerah
  • Prioritas kegiatan pembangunan Desa yang akan diusulkan melalui musrenbang kecamatan untuk menjadi kegiatan pemerintah daerah dan dibiayai melalui APBD kota atau APBD propinsi.
  • Menyepakati Tim Delegasi Desa yang akan memaparkan persoalan yang ada di Desanya di forum musrenbang kecamatan untuk penyusunan program pemerintah daerah/SKPD tahun berikutnya.

Selasa, 27 Desember 2016 Desa Pegiringan melaksanakan Musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes) 2016 untuk tahun 2017. Para pelaku pembangunan dari mulai Perangkat Desa, BPD, LPM, Tokoh Masyarakat dan dihadiri Pula Oleh Tim dari Kecamatan Berbagi hati dan pemikiran untuk menindaklanjuti Perencanaan Pembangunan Desa tersebut .

whatsapp-image-2016-12-27-at-14-28-47

Proses jalannya Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Musyawarah perencanaan pembangunan Desa Pegiringan untuk tahun 2017 di buka oleh Bapak Ma’muri selaku Plt. Sekretaris Desa Pegiringan yang kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Bpk. Kepala Desa Pegiringan dan ditindaklanjutidari berbagai unsur perwakilan atau Tim dari Kecamatan.

Beberapa Usulan Tokoh masyarakat ikut mewarnai kegiatan ini yang dengan suasana hangat dan bersahabat di tanggapi oleh pihak kecamatan maupun pihak Desa sehingga nampak komunikasi dua arah yang berjalan baik sehingga terbangunnya usulan yang di rencanakan menjadi skala prioritas untuk usulan RPJMDes maupun Musrenbangdes 2016 untuk tahun 2017.

musren1

Pemerintah Pegiringan beserta unsur terkait sebelumnya telah melaksanakan beberapa tahapan kegiatan Musyawarah Desa 2016 untuk tahun 2017, yang dilaksanakan pada minggu ke III dan ke IV Desember 2016. Kegiatan ini dimulai dengan tahapan musdus yang dilaksanakan di tiap-tiap dusun yang ada di Desa Pegiringan dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Musrenbang tingkat Desa. Peserta kegiatan ini terdiri dari berbagai pihak terkait dengan pembangunan desa, seperti RT / RW, Kepala Dusun, Kelompok Organisasi masyarakat, Pemerintah, BPD, dan Unsur dari Kecamatan sebagai fasilitator, rangkaian kegiatan Musyawarah Desa 2016 untuk tahun 2017 lebih jelas, dapat saya uraikan sebagai berikut :

Alur Proses Pelaksanaan Musyawarah Desa : 

Tahap Pra Musrenbang Desa :

  • Pembentukan Tim Penyelenggara Musrenbang (TPM) oleh Kepala Desa
  • Menetapkan fasilitator yang berasal dari aparat (ditentukan oleh Kepala Desa) dan masyarakat (dipilih oleh warga);
  • Menyusun jadual dan agenda Musrenbang Desa;
  • Mempersiapkan bahan/materi untuk Musrenbang Desa;
  • Mengumumkan secara terbuka tentang jadual, agenda, dan tempat Musrenbang Desa;
  • Melakukan musyawarah/rembug dusun/RW
  • Daftar prioritas masalah dari tingkat di bawah Desa
  • Peta potensi dan permasalahan Desa (peta kerawanan kemiskinan, pengangguran, dll.);
  • Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa;
  • Informasi dari Pemerintah Kota tentang perkiraan jumlah Dana Alokasi Desa yang akan dialokasikan Desa yang bersangkutan;
  • Informasi dari Pemerintah Kota tentang isu-isu strategis daerah;
  • Informasi tentang jumlah usulan yang dihasilkan pada forum sejenis di tahun sebelumnya yang telah terealisasi.
  • Evaluasi pelaksanaan pembangunan Desa pada tahun sebelumnya.
  • Daftar nama para wakil kelompok fungsional/asosiasi warga, koperasi, atau organisasi tani dan pedagang.

Tahap Pelaksanaan Musrenbang Desa :

  • Pendaftaran peserta.
  • Pemaparan Camat atas prioritas kegiatan pembangunan di Kecamatan Bantarbolang
  • Kepala Desa mempresentasikan prioritas masalah Desa sesuai hasil Pra Musrenbang (seperti kemiskinan, pengangguran, kesehatan)
  • Membahas Dokumen RPJM Desa (Hasil evaluasi Renja SKPD Desa yang sudah berjalan).
  • Menyampaikan informasi tentang perkiraan jumlah Dana Alokasi Desa yang berasal dari pemerintah Kota (Kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh SKPD yang sudah berjalan di wilayah Desa)
  • Menyampaikan informasi tentang isu-isu strategis Kabupaten;
  • Membahas pelaksanaan pembangunan Desa tahun sebelumnya termasuk mendiskusikan tentang jumlah usulan yang dihasilkan pada forum sejenis di tahun sebelumnya yang telah terealisasikan;
  • Merumuskan kriteria bersama dalam menentukan prioritas untuk menyeleksi usulan;
  • Pemaparan masalah utama yang dihadapi oleh masyarakat Desa oleh beberapa perwakilan dari masyarakat misalnya : ketua kelompok tani, Ketua RW / RT dan lain-lain.
  • Pemisahan kegiatan berdasarkan Kegiatan yang akan diselesaikan sendiri di tingkat Desa dan Kegiatan yang menjadi tanggung jawab Satuan Kerja Perangkat Daerah yang akan dibahas dalam Musrenbang tahunan Kecamatan.
  • Membahas prioritas pembangunan tahun yang akan datang beserta pendanaannya sesuai dengan potensi serta permasalahan Desa;
  • Penetapan prioritas kegiatan pembangunan tahun yang akan datang sesuai dengan potensi serta permasalahan di Desa yang akan diusung ke Musrenbang Kecamatan
  • Musyawarah penentuan tim delegasi Desa

Nara Sumber  :
1. Kepala Desa,
2. Ketua dan para anggota LPM,
3. Pejabat Instansi Kecamatan,
4. Pejabat instansi yang ada di Desa,

Partisipan Peserta Musyawarah :
Seluruh komponen masyarakat yang berada di Desa, seperti :
1. Ketua BPD dan Anggota
2. Ketua RT/RW;
3. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPMD),
4. Kelompok Perempuan,
5. Keterwakilan kelompok usia
6. Organisasi Masyarakat,
7. Pengusaha,
8. Kelompok-kelompok masyarakat marginal, dan lain-lain.
9. Keterwakilan berbagai sektor.

Hasil Musyawarah :

  • Daftar prioritas kegiatan urusan pembangunan untuk menyusun Rencana Kerja SKPD Desa
  • Daftar prioritas kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan secara swadaya
  • Daftar permasalahan prioritas yang akan diajukan ke musrenbang kecamatan
  • Daftar nama Tim Delegasi Desa yang akan mengikuti musrenbang kecamatan.
  • Berita acara musrenbang Desa.

[table id=35 /]

[table id=37 /]

Kegiatan Pasca Musyawarah :
Tim Delegasi bersama dengan tim penyelenggara Musrenbang akan melakukan :
1. Rapat kerja finalisasi dokumen Renja SKPD Desa
2. Penyusunan Daftar Prioritas Kegiatan Pembangunan Swadaya Desa
3. Daftar Prioritas Permasalahan Pembangunan Desa

Sebagai akhir dari musyawarah MusrenbangDes 2016 untuk tahun 2017 Desa akan membagikan daftar usulan yang telah disepakati untuk di ketahui oleh masing-masing dusunnya agar masyarakat paham dan tahu akan arah dan tujuan dar kegiatan pembangunan Desa. Semoga kedepannya Pegiringan akan menjadi desa yang mandiri dan berdaulat. (admin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *