Musyawarah Desa ( Musdes ) RKPDes Desa Pegiringan Tahun 2018

BPD Desa Pegiringan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk penyusunan RKP Des 2018 desa Pegiringan sekaligus Musdes ke-2 penyusunan AD ART Bumdes, Senin (25/9) pukul 13.00 Wib di kantor desa Pegiringan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat desa setempat. Musdes Dihadiri oleh tim PMD Kecamatan Bantarbolang, pendamping desa Kecamatan Bantarbolang, Kades Pegiringan, BPD, Kepala Dusun, Tokoh Pemuda, Karang Taruna, tokoh masyarakat dan kelompok perempuan dari guru PAUD dan PKK Desa.

Kepala Desa Pegiringan Duhari Daya menyampaikan bahwa rapat musdes RKPDes ini adalah kewenangan BPD. Musdes ini secara periodik setiap tahun berjalan, untuk merencanakan pembangunan baik fisik dan non fisik. Untuk pembangunan yang telah dilaksanakan, Duhari Daya mengajak semua masyarakat untuk sama-sama menjaga apa yang telah dibangun, agar apa  yang telah dibangun dapat bermanfaat bagi masyarakat dan untuk program pembangunan tahun 2018 mari kita rencanakan pembangunan yang akan datang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, jadi prinsip pembangunannya dari kita, oleh kita dan untuk kita.” ucap Kades.

Musdes RKPDes tahun 2018 di pimpin langsung oleh ketua BPD Desa Pegiringan. Ketua BPD Pegiringan Asrori, S Pd.I mengungkapkan, pelaksanaan Musdes ini adalah titik sejarah bagi pemerintah desa Pegiringan, dimana pelaksanaan Musdes oleh BPD sesuai mekanisme dan tupoksi BPD. Mudah-mudahan pelaksaan musdes ini bisa menjadi contoh bagi pemerintahan selanjutnya. Musyawarah Desa ini juga menjadi harapan baru bagi masyarakat, Musdes RKPDes bertujuan untuk menjadi dasar pijakan melaksanakan pembangunan desa di tahun 2018. Melalui Musdes ini masyarakat bisa memberikan usulan sehingga mendapat kesepakatan dalam menentukan prioritas dalam melakukan pembangunan desa sehingga terwujud pemerataan pembangunan didesa Pegiringan, jelas Asrori.

Sementara itu tim PMD dari kecamatan Bantarbolang, yang diwakili oleh Bp. Gandu Dalam sambutannya mengajak semua unsur yang terkait untuk saling bersinergi dalam membangun desa dan usulan pihak pihak terkait nanti agar mendahulukan yang paling diperlukan masyarakat (prioritas), tentunya dengan  mengacu pada program RPJMDes yang telah disusun. Hal senada juga disampaikan Ali Maksum selaku pendamping desa. ”Untuk pembangunan infrastruktur kita harus prioritaskan hal yang sangat mendesak dan yang bersentuhan dengan masyarakat langsung. Kita harus menjaga apa yang telah dibangun oleh pemerintah desa melalui DD dan ADD, karena kedepannya kita belum tahu apakah ada nantinya dana dari pusat. Sebab, jika pemimpin kita berganti kebijakan bisa saja berubah. Oleh karena itu mari kita sama-sama menjaganya,” terang Ali Maksum.

Acara Musyawarah Desa berjalan lancar, dinamika rapat terlihat dengan munculnya berbagai usulan yang  muncul dari peserta rapat dari perwakilan masing-masing kelompok. Dalam musdes RKPDes 2018 juga ditetapkan tim 11. Hasil akhir musdes RKPDes desa Pegiringan tahun 2018 disepakati secara mufakat untuk dibidang pembangunan Desa Pegiringan  tahun 2018 prioritas diarahkan pengembangan infrastruktur, yaitu Rehap pasar Desa, Pembangunan gedung serba guna dan sarana olah raga, pembangunan jalan tembus Pegiringan – Mangli, dan kegiatan pelatihan bagi kelompok perempuan. (admin)

 

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *