Pasar Janggleng Yang Tak Tergerus Jaman

Media Informasi Warga

Pasar Janggleng Yang Tak Tergerus Jaman

7 Desember 2016 Berita 0

Pegiringan dengan wilayah yang begitu luas, mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai  petani, buruh dan sebagian lagi sebagai pedagang. Kegiatan perekonomian di pegiringan, seiring dengan perkembangan jaman, mulai menggeliat. Pasar merupakan pusat kegiatan ekonomi di desa. di Desa Pegiringan, pasar desa terletak di ujung timur desa, tepatnya di wilayah RW. 05. Pasar Desa sekarang mulai berkembang, ini ditandai dengan semakin banyaknya pelaku ekonomi di desa yang menjadikan pasar sebagai tempat melakukan kegiatan ekonomi, mulai dari pedagang kecil sampai pedagang besar, serta kios-kios toko semakin banyak dengan segala dagangannya. Pasar Klempoan merupakan  pasar tradisional yang berada di Pegiringan. Pasar Klempoan biasanya sangat ramai pada hari-hari pasaran, seperti hari Rabu, Jum’at dan Minggu. Selain pedagang lokal, biasanya pada saat hari pasaran juga dipenuhi oleh pedagang dari wilayah-wilayah lain, seperti pedagang dari Pemalang, Bantarbolang, Wanarata dan wilayah sekitarnya.

Selain pasar desa di Klempoan, Pegiringan juga memiliki pasar tradisional yang unik, yang sudah ada sejak jaman dahulu. Masyarakat Pegiringan menyebut pasar unik tersebut dengan ” Pasar Janggleng”. Pasar janggleng terletak di RW. 03 Desa Pegiringan, tepatnya di pertigaan Jalan H. Soleh. Kenapa dikatakan unik, pada umumnya pasar terdiri dari bangunan los-los/kios-kios, namun di pasar janggleng tidak ada bangunan los-los dan kios-kios, di Pasar janggleng tidak ada bangunan permanen, hanya ada lincak-lincak/meja berjejer sebagai tempat menjajakan dagangan dengan gubuk dari bambu. Pasar janggleng tidak mengenal hari pasaran, setiap hari para pedagang melakukan kegiatan berdagang.

pasar-1Salah satu keunikan pasar janggleng adalah semua padagang dan pembeli dalam melakukan aktifitasnya berdiri (ngadeg), dagangan yang dijual mayoritas adalah makanan tradisional khas Pegiringan yang sudah jarang di temui di pasar-pasar lain, seperti : ondol, ganyong, grumpul, krawu, nasi bodin, kampleng bodin, kentul kenyut dan masakan asli Pegiringan.  Pedagannya  hampir 99% adalah warga lokal Pegiringan.

Sampai sekarang pasar janggleng tetap eksis dengan segala keunikannya, tetap sama seperti dulu dengan keasliannya, bahkan sekarang pasar janggleng semakin rame dengan semakin banyak pedagang yang berdagang. Pedagang pasar janggleng memulai aktifitasnya mulai dari jam 05 pagi sampai jam 09 pagi setiap hari. Pasar janggleng sangat membantu dalam meningkatan perekonomian warga Pegiringan, khususnya para pedagang kecil lokal. Pasar janggleng merupakan kekayaan budaya lokal Pegiringan yang akan terus ada, sebagai warisan leluhur. Salam membangun. (Faozan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *