Pelatihan Dhasbord Sidekem, Untuk Wujudkan Layanan Desa Online

Media Informasi Warga

Pelatihan Dhasbord Sidekem, Untuk Wujudkan Layanan Desa Online

19 Juli 2018 Berita 0

Sidekem adalah sebuah Sistem Informasi Desa dan Kawasan Kabupaten Pemalang. Nama Sidekem diambil dari salah satu makanan khas Pemalang yaitu Lontong Dekem. Sidekem dikembangkan oleh teman-teman RTIK Pemalang yang didukung oleh Pemerintah Daerah di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) dengan program Pusat Pemberdayaan Informatika dan Desa (Puspindes).

Aplikasi Sidekem ini untuk Sistem Informasi Desa (SID) yang digunakan oleh desa-desa se-Kabupaten Pemalang telah mengalami beberapa perubahan atau pengembangan. Sejak awal di launchingnya aplikasi Sidekem berbentuk desktop offline kini layanan Sidekem telah berubah menjadi layanan berbasis web online, yang bisa diakses dimanapun.

Guna mengoptimalkan pemanfaatan Sidekem berbasis web, Selasa, 17 Juli 2017 bertempat di Puspindes Pemalang dilaksanakan pelatihan Dhasboard Sidekem yang diikuti oleh pengelola Sidekem di tingkat desa-desa di Kabupaten Pemalang, termasuk perwakilan dari desa Pegiringan. Slamet Riyadi selaku Kasi Pelayanan desa Pegiringan dan juga sebagai pengelola Sidekem di desa Pegiringan, mengatakan bahwa dengan berkembangnya Sidekem dari offline menjadi web online sangat mempermudah dalam pengelolaan SIDEKEM itu sendiri, pasalnya tak perlu satu perangkat untuk mengakses sidekem, namun dapat diakses banyak perangkat dan tampilan Sidekem mudah dipahami.

Adapun pemanfaatan dari Sidekem antara lain untuk mempercepat pelayanan surat menyurat warga, data base aset desa, Infografis keuangan desa, rencana pembangunan desa yang semuanya terkoneksi dengan  data base di tingkat Kecamatan, Kabupaten  bahkan Provinsi Jawa Tengah. Bahkan tidak tertutup kemungkinan kedepannya Sidekem akan bisa diakses oleh warga sebagai salah satu wujud transparansi desa.

Desa Pegiringan sebagai salah satu desa pilot projek SID Provinsi Jawa Tengah, tentunya terus dituntut untuk memaksimalkan SID desa melalui Sidekem. Bukan hal yang mudah untuk mewujudkan itu semua, butuh kemauan dan keseriusan dari semua pihak. SID akan terwujud hanya dengan kerjasama antar stakeholder didesa, sebagai pelaku dan pengelola SID itu sendiri.  *(admin)