PEMBAGIAN BLT DANA DESA BAGI KPM TERDAMPAK COVID 19 DESA PEGIRINGAN

Penyebaran virus corona yang saat ini makin merebak, pemerintah pun mengambil langkah kebijakan dengan diterapkannya physical distancing dan menganjurkan work from home demi meminimalisir penyebaran virus Covid-19 ini.

Dengan diterapkannya kebijakan physical distancing ini, maka aktivitas di luar rumah sangat dibatasi, sehingga mengakibatkan berbagai sektor bisnis mengurangi atau bahkan menghentikan aktivitasnya hingga waktu yang belum ditentukan.

Meskipun dapat memutus rantai penyebaran virus, penerapan kebijakan physical distancing juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Pendapatan masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah seperti pedagang asongan, pedagang pasar, atau pengemudi kendaraan umum merosot tajam. Selain itu, dampak virus Corona juga dapat dilihat dari hilangnya kepercayaan orang lain di sekitar kita karena takut akan terkena paparan virus mematikan ini.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40/PMK.07/2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa. diantaranya mengatur tentang penyaluran Bantuan Langsung Tunai kepada masyarakat terdampak covid 19.

Pemerintah Desa Pegiringan hari ini 05 agustus 2021 meyerahkan BLT Dana Desa Tahap ke 6 dan 7 Kepada Masyarakat Desa Pegiringan yang terdampak Covid 19 sebanyak 244 KPM di Pendopo Balai Desa Pegiringan.

Kepala Desa Pegiringan Drs. SUKANDAR mengatakan, bahwa beliau Berharap agar masyarakat yang mendapat bantuan langsung tunai bisa sedikit kerkurangi beban kebutuhan hidupnya di saat pandemi seperti sekarang ini, dan Semoga Wabah covid 19 ini segera di angkat dari Negara Indonesia Tetcinta.

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.