Pembangunan Jalan Tembus Pegiringan-Sambeng Hasil Musrenbangcam Tahun 2017

Media Informasi Warga

Pembangunan Jalan Tembus Pegiringan-Sambeng Hasil Musrenbangcam Tahun 2017

27 Agustus 2018 Berita 0

Pada dasarnya belum ada desa yang dapat berdiri sendiri dalam memenuhi semua kebutuhan. Betapapun besarnya dana/pendapatan asli desa yang tersedia tidak semua kebutuhan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat tertangani. Oleh karena itu setiap desa memerlukan desa/pihak lain dalam memenuhi tugas/kewajiban desa.

Pembangunan Kawasan Perdesaan merupakan perpaduan pembangunan antar desa yang dilaksanakan dalam upaya mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan pembangunan partisipatif. Hal ini sesuai dengan tujuan dan sasaran Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan sebagai Unit Kerja Eselon Satu (UKE-l) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi diturunkan dari Visi dan Misi Presiden, sembilan (9) agenda prioritas (Nawacita), serta RPJMN 2015-2019.

Desa Pegiringan adalah desa yang berbatasan dengan desa Sambeng. Batas desa Sambeng dan desa Pegiringan adalah hutan milik perhutani dan warga. Karena belum adanya jalan tembus antar desa tersebut, dalam kegiatan Konomi warga Pegiringan maupun warga desa Sambeng harus memutar melalui jalur utama Bantarbolang, yang jaraknya jauh dan memerlukan biaya yang cukup besar.

Karena hal tersebutlah pada Musrenbangcam tahun 2017 Desa Pegiringan dan Desa Sambeng melalui musyawarah bersepakat melakukan kerja sama dengan mengusulkan bersama pembangunan fisik pembangunan jalan tembus desa Pegiringan – Desa Sambeng. Usulan Bersama tersebut berhasil masuk 8 prioritas usulan fisik hasil Musrenbangcan Bantarbolang tahun 2017.

Senin, 27 Agustus 2018 pembangunan jalan tembus desa Pegiringan – desa Sambeng hasil Musrenbangcam TA. 2017 untuk pembangunan TA. 2018 mulai dikerjakan secara bertahap. Tahap pertama sesuai hasil Musrenbangcam dibangun jalan sepanjang 700 meter dengan sumber dana dari BKKD APBD Kabupaten Pemalang. Tahap berikutnya akan dilanjutkan melaui program dana desa ataupun program lainnya, yang rencananya jalan tembus tersebut juga akan menghubungkan 3 desa, yaitu desa Pegiringan, desa Mangli dan desa Sambeng.

Kepala desa Pegiringan, Duhari Daya menyampaikan, bahwa pembangunan jalan tembus desa Pegiringan-Sambeng, adalah wujud keseriusan pemerintah desa Pegiringan dalam mewujudkan pembangunan Kawasan perdesaan. Nantinya setelah jalan tembus kedua desa terhubung, aktifitas ekonomi warga akan lebih mudah dan lebih cepat, serta dapat menunjang produktifitas warga lainnya.  Pengerjaan pembangunan jalan rabat beton desa Pegiringan-Sambeng dilaksanakan oleh masyarakat tidak melalui pihak ketiga (pemborong) dan partisipatif swadaya masyarakat, sehingga diharapkan warga juga akan mendapat nilai penghasilan dari pengerjaan pembangunan rabat beton tersebut. *(admin)