Pemerintah Desa Bersama Alumni, Hadiri MOS Siswa Baru MTs Nurul Ulum Pegiringan

Media Informasi Warga

Pemerintah Desa Bersama Alumni, Hadiri MOS Siswa Baru MTs Nurul Ulum Pegiringan

20 Juli 2017 Berita 0

Pokoknya, Madrasah harus tampil beda  Tidak seperti dulu-dulu. Saya ingin ada inovasi Harus tampil modis, populis, fungky,  Persepsi orang tentang madrasah itu kumuh, ndeso, ketinggalan zaman Nah, persepsi itu harus kita ubah. (Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama Republik Indonesia). Pesan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin diatas tentu sangat tegas dan wajib diaplikasikan di seluruh madrasah, untuk menjaga persaingan dan mempertahankan prestasi. Penggalan pengakuan menteri agama itu merupakan potret kebanyakan madrasah kita saat ini, sekalipun memang tidak sedikit yang memiliki prestasi hingga ke tingkat Internasional

Penguatan karakter menjadi salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam nawa cita disebutkan bahwa pemerintah akan melakukan revolusi karakter bangsa. Salah satu dari lima nilai karakter yang harus dibangun sejak dini adalah  karakter religius. 

Madrasah Tsanawiyah Nurul Ulum Pegiringan adalah sebuah unit lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Nurul Ulum dibawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia. MTs Nurul Ulum Pegiringan berada di Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang, adalah satu-satu lembaga pendidikan tingkat Tsanawiyah yang ada di Pegiringan. Di tengah persaingan lembaga pendidikan dijaman sekarang ini, MTs Nurul Ulum Pegiringan tetap eksis menyelenggarakan pembelajaran.

Selasa, 18 Juli 2017, Kepala Desa Pegiringan berkesempatan hadir langsung di MTs Nurul Pegiringan, tepat dengan berlangsungnya Masa Orientasi Siswa (MOS) Tahun Pelajaran 2017/2018. Kepala desa hadir di MTs Nurul Ulum Pegiringan, bersama perwakilan alumni MTs Nurul Ulum Pegiringan angkatan 96/97.

Duhari Daya berkesempatan masuk kelas dan memberikan semangat kepada siswa baru MTs Nurul Ulum. Duhari Daya menyampaikan pentingnya sekolah madrasah dan penguatan karakter, apalagi hidup dijaman sekarang, perlu dibentengi dengan nilai-nilai karakter khususnya karakter religius. Saat ditanya tentang kondisi sekolah MTs Nurul Ulum Pegiringan saat ini, yang mengalami penurunan secara kuantitas jumlah siswa, Duhari Daya menyampaikan, perlu ada musyawarah duduk bersama untuk mengurai segala permasalahan yang ada, karena lembaga pendidikan melibatkan banyak pihak, seperti Yayasan, Masyarakat, Alumni, guru dan pemerintah. Jika komunikasi dan musyawarah bisa terwujud, Insyaalloh ada jalan, apalagi saya sebagai alumni MTs, tentu ingin MTs Nurul Ulum Pegiringan makin maju, tutur Duhari Daya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan alumni MTs Nurul Ulum Pegiringan juga melangsungkan pertemuan dan silaturahim guna menyampaikan dukungan dan suport kepada MTs Nurul Ulum. dalam pertemuan sederhana tersebuut. Ir. H. Slamet, menyampaikan apresiasi setinggi-tinginya kepada alumni yang masih mau memikirkan sekolah. H. Slamet menyampaikan sebagai tindak lanjut nanti akan dibentuk komite sekolah, yang akan melibatkan seluruh komponen, untuk memikirkan bersama tentang kemajuan sekolah MTs ini.

Sementara itu, Slamet riyadi, alumni 96, mengatakan kita Ihtiyar bersama untuk terus berusaha bagaimana memajukan sekolah. Salah satu usaha dan Ihtiyar tersebut, kami bersama teman-teman alumni 96, membuatkan website untuk digunakan lembaga. Website sekolah ini mudah-mudahan bermanfaat dan akan menggugah semangat alumni-alumni yang lain untuk ikut serta memikirkan MTs Nurul Ulum. (admin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *