Pemerintah Desa Rehab 3 Rumah Warga Miskin Lewat Bantuan Provinsi

Rumah memiliki fungsi yang sangat besar bagi individu dan keluarga tidak saja mencakup aspek fisik, tetapi juga mental dan sosial. Untuk menunjang fungsi rumah sebagai tempat tinggal yang baik maka harus dipenuhi syarat fisik yaitu aman sebagai tempat berlindung, secara mental memenuhi rasa kenyamanan dan secara sosial dapat menjaga privasi setiap anggota keluarga, menjadi media bagi pelaksanaan bimbingan serta pendidikan keluarga. Dengan terpenuhinya salah satu kebutuhan dasar berupa rumah yang layak huni, diharapkan tercapai ketahanan keluarga.

Permasalahan Rumah Tidak Layak Huni yang dihuni atau dimiliki oleh kelompok fakir miskin memiliki multidimensional. Masalah rumah tidak layak huni juga menjadi masalah yang cukup serius di Pegiringan, namun dengan adanya program bantuan RTLH secara bertahap permasalahan tersebut mulai teratasi. Seperti halnya bapak Paing warga dukuh Sipedang. Betapa bahagianya bapak Paing (54 th) melihat rumahnya dibedah oleh pemerintah desa melalui bantuan Provinsi.

Rumahnya yang nyaris roboh itu, kini sedang direhab agar layak ditinggali oleh keluarganya, di Dusun II Desa Pegiringan, Kamis, (18/10/2018). Menurut Bp. Paing, rumahnya yang lama berbahan kayu berukuran kecil, berdinding lapuk dan beratapkan genting usang, sudah reot karena termakan oleh usia. Rumahnya yang telah berumur puluhan tahun, sejak dibangun sampai direhab belum pernah diperbaiki, meski diperbaiki hanya seadanya, seperti atap bocor hanya ditambal sulam saja dengan bahan seadanya.

Bahkan lima tahun terakhir kondisi rumahnya semakin parah, karena kayunya sudah banyak yang lapuk dan atapnya banyak yang bocor sehingga takut ambruk. “Kalau hujan angin, kami anak beranak cuma pasrah tapi was-was takut roboh dan reruntuhan tertimpa rumah. “Kami sekeluarga, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah desa Pegiringan dan bapak Gubernur Jawa Tengah yang membantu perbaikan rumahnya,” ujar Paing.

Sementara itu menurut Kepala Desa Dusun II Ali Makmun menyampaikan, bedah rumah itu dilakukan berasal dari bantuan provinsi tahun 2018. Untuk tahap pertama mendapat alokasi 3 rumah warga miskin yang akan di rehab. Pengerjaan rehab dilaksanakan oleh TPK Desa dengan dibantu warga sekitar. Semoga dengan bantuan rehab ini, rumah warga miskin akan lebih baik dan layak untuk ditingali. *(admin)

Categories: