Pengawasan Pengelolaan Desa Oleh Inspektorat Kabupaten Pemalang

Berdasarkan peraturan daerah Kabupaten Pemalang No. 13 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susuan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Pemalang serta Keputusan Bupati Pemalang Nomor :700/31/Tahun 2018 tanggal 2 Januari 2018 Tentang Program Kerja Pengawasan Tahunan Inspektorat Kabupaten Pemalang Tahun 2018. Rabu, 31 Januari 2018 tim Inspektorat Kabupaten Pemalang melakukan pemeriksaan administrasi dan cek lapangan pada pemerintah desa Pegiringan. Hadir dalam pemeriksaan tersebut, 5 orang petugas dari inspektorat Kabupaten Pemalang. Tim diterima langsung oleh kepala desa Pegiringan Duhari Daya.

Chaerun, S. IP. dari Inspektorat Kabupate Pemalang menyampaikan bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat merupakan pemeriksaan reguler setiap tahun anggaran. Ada atau tidak laporan masyarakat mengenai pengelolaan pembangunan desa, pemeriksaan dan pengawasan akan tetap dilakukan karena pemeriksaan rutin tersebut merupakan bagian dari tupoksi Inspektorat. Chaerun, S. IP. Menambahkan “pemeriksaan ini merupakan bagian dari pembinaan, jadi stigma Inspektorat itu menakutkan dan sebagainya, itu salah. Inspektorat melakukan tugasnya semata-mata agar desa-desa lebih baik lagi dalam pengelolaan penyelenggaraan pemerintahan, desa jangan takut jika diperiksa Inspektorat”, tuturnya.

Kepala desa Pegiringan, Duhari Daya mengatakan hari ini penyelenggaraan pembangunan dan pengelolaan pemerintahan di desa Pegiringan diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten. Proses ini adalah bagian dari kewajiban desa, yaitu mempertanggung jawabkan pelaksanaan kegiatan, jadi jelas ketika Inspektorat datang melakukan pemeriksaan bukan karena desa tersebut bermasalah, namun justru agar desa lebih baik dalam pengelolaan dan pertanggungjawabannya, tutur Kepala Desa. Mudah-mudahan desa Pegiringan mendapatkan hasil yang baik. (Admin)

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.