Penghitungan Tingkat TPS Desa Pegiringan, Ganjar-Yasin Ungguli Pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, yang berlangsung Rabu, 27 Juni 2018 di Desa Pegiringan, secara umum berjalan lancar dan aman. Berdasarkan data PPS desa Pegiringan, Jumlah daftar pemilih tetap desa Pegiringan pada PILKADA serentak 2018 sebanyak 9.178 terdiri dari 4.636 pemilih laki-laki dan 4.542 pemilih perempuan. Semuanya tersebar pada 17 TPS sedesa Pegiringan.

Berdasarkan perhitungan sementara ditingkat TPS yang sudah dilaksanakan Rabu, 27 Juni 2018, sejak penghitungan dimulai jam 13.00 WIB sampai dengan selesai rekap ditingkat TPS. Pantauan dilapangan Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah baik pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin maupun Sudirman Said-Ida Fauziyah bersaing cukup ketat. Dari 17 tempat pemungutan suara di desa Pegiringan, pasangan nomor urut satu Ganjar Pranowo – Taj Yasin unggul dibandingkan dengan pasangan nomor urut dua Sudirman Said – Ida Fauziyah. Pasangan nomor urut satu Ganjar Pranowo – Taj Yasin menang di 13 TPS, yaitu TPS 2-5-6-7-9-10-11-12-13-14-15-16 dan 17. Sementara pasangan nomor urut dua Sudirman Said – Ida Fauziyah menang di 4 TPS, yaitu TPS 1-3-4-8

Ketua Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) Desa Pegiringan, Samsul Ma’arif mengatakan jumlah kehadiran pemilih pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah tahun 2018 mencapai 49,89%. rendahnya tingkat kehadiran dikarenakan, hampir warga yang tidak hadir adalah perantau yang sudah berangkat ke Jakarta. Dari total DPT 9.178 yang hadir mencoblos sebanyak 4.578. Berikut hasil pemilihan di tiap TPS Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang Pemalang :

[embeddoc url=”https://pegiringan.desa.id/wp-content/uploads/2018/06/Hasil.pdf” download=”all” viewer=”google”]

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.