Penyuluhan Hukum Terpadu Dalam Rangka TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018

Dalam rangka rangkaian TMMD Sengkuyung tahap II tahun 2018, Kamis 19 Juli 2108 bertempat di pendopo balaidesa Pegiringan, diselenggarakan Penyuluhan Hukum Terpadu dalam rangka TMMD Sengkuyung Tahap II. Kegiatan penyuluhan hokum terpadu tersebut, hadiri oleh Kepala Desa Pegiringan, BPD, Lembaga desa serta masyarakat desa Pegiringan. Adapun sebagai pemateri dalam penyuluhan tersebut dari tim penyuluh hukum Kabupaten Pemalang, yang terdiri dari tim dari kejaksaan, Polres, Kodim dan bagian hokum Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Kepala desa Pegiringan saat membuka acara menyampaikan, Kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan ini merupakan upaya pemerintah sebagai motivator bagi warga masyarakat Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang guna terwujudnya masyarakat sadar hukum. Sadar hukum yang dimaksudkan dalam acara tersebut tercapainya kehidupan dalam lingkungan masyarakat yang dinamis dan berwawasan atas dasar hukum dan kepatuhan pada sekala peraturan perundang-undangan. Duhari Daya berharap dengan adanya penyuluhan hukum tersebut, diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan bagi masyarakat Pegiringan, sehingga terwujud masyarakat Pegiringan yang sadar hukum.

Ada beberapa pemateri dalam kegiatan penyuluhan tersebut. Pemateri pertama diisi oleh tim dari pengadilan negeri Pemalang, yang memaparkan gugatan sederhana. Dengan materi gugatan sederhana ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar tahu proses peradilan di Indonesia, khususnya dalam hal membantu masyarakat mencari keadilan serta memahami prosedur penyelesaian gugatan.

Materi kedua dalam penyuluhan hukum disampaikan oleh tim dari sub bagian hukum Polres Pemalang, Bp. Kukuh yang menyampaikan materi Ujaran kebenciaan (Hate Speech) dan tindak pidana pungutan liar. Bp. Kukuh menjelaskan secara detail tentang ujaran kebencian dan pungutan liar, serta resiko hukumnya. Beliau menekankan kepada peserta untuk memahami apa itu ujaran kebencian serta resiko hukumnya, agar masyarakat paham dan menjaga serta bijak khususnya di media sosial.

Materi ketiga diisi oleh tim dari pengadilan agama Pemalang, yang disampaikan oleh Muhamad Ilyas. Materi ketiga dari Pengadilan Agama Pemalang  memaparkan tentang kompetensi absolute peradilan agama, penelantaran/kekerasan dalam rumah tangga dan penyelesainnya di pengadilan Agama. Untuk materi lainnya adalah pemahaman dan pecegahan Tipikor dari Kejaksaan, serta materi bela Negara dari Kodim Pemalang. Dengan dilaksanakannya penyuluhan hukum dari tim terpadu Kabupaten Pemalang, semoga bermanfaat dan memberikan wawasan hukum kepada masyarakat Pegiringan. *(admin)

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.