Rapat Akhir Tahunan (RAT) Gapoktan Subur Makmur

Gapoktan Subur Makmur, melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2017 bertempat di pendopo balai desa Pegiringan, Senin (12/02/2018. Tujuan RAT sebagai pertanggungjawaban pengurus kepada anggota dalam menjalankan tugas selama, bentuk pertanggungjawaban dituangkan dalam sebuah laporan serta  untuk mengevaluasi dan menilai kinerja selama satu tahun kerja.

Gapoktan Subur Makmur Desa Pegiringan ini diketuai oleh Bapak Basri, Gapoktan ini terdiri dari beberapa kelompok tani yang ada di desa Pegiringan yaitu Poktan Ritma Sari I, II, III dan IV. RAT dihadiri oleh pengurus Gapoktan Subur Makmur, Pemerintah Desa, Perwakilan dinas pertanian serta anggota kelompok tani.

Dalam sambutannya Kasi Pelayanan desa Pegiringan, Slamet Riyadi mewakili kepala desa Pegiringan menyampaikan bahwa Gapoktan Subur Makmur adalah organisasi petani desa Pegiringan. Gapoktan harus mengakomodir semua kepentingan petani, tanpa terkecuali, termasuk kesulitan-kesulitan yang dihadapi petani. Slamet Riyadi juga menyampaikan pesan dari kepala desa  bahwa kedepannya “Gapoktan Subur Makmur” harus lebih baik lagi, membenahi segala kekurangan baik pengelolaan organisasi serta tata administrasi Gapoktan, sehingga kepercayaan petani terhadap Gapoktan akan lebih kuat, sehingga Gapoktan akan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Pada kesempatan ini, Ketua Gapoktan, Basri membacakan Laporan Keuangan Neraca Saldo Periode Januari – Desember 2017 yang tertuang dalam laporan pertanggungjawaban Gapoktan Subur Makmur. Usai membacakan laporan, Basri mengucapkan terima kasih kepada  seluruh pihak yang telah membantu atas terselenggaranya RAT, sehingga dapat terlaksana sebagai mana yang direncanakan. “Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang terdapat dalam kegiatan ini, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun, sehingga pada kesempatan berikutnya bisa lebih baik lagi”. (Admin)

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.