Workshop Media Sosial dan Jurnalisme Desa Bersama Kades dan Admin Desa Pegiringan di Festival Destika

Festival DesTIKa merupakan program tahunan, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika. Festival ini bertujuan meningkatkan Tata Kelola Pemerintah Desa berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar semakin transparan, efisien dan berorientasi melayani serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan desa.

Festival Destika ke-5 yang mengusung tema “Di Hamparan Bumi Pemalang Pusere Jawa, Desa Bersuara untuk Indonesia”, bertempat di lapangan Turangga Seta desa Pulosari Kabupaten Pemalang selama tiga hari 21 s.d 23 November 2017. Festival Destika 2017 yang dikolaborasikan dengan even Festival Wong Gunung ini di isi dengan berbagai kegiatan Seminar, workshop, dengan berbagai nara sumber, seperti budayawan Sujiwo Tedjo, mantan kepala desa Melung, Mandala Mekar, RTIK Banyumas serta nara sumber dari Kementrian Kominfo dan Kapusdatin Balilatfo Kemendesa PDTT.

Salah satu workshop yang dilaksanakan pada hari kedua gelaran festival Destika ini adalah workshop tentang media sosial dan jurnalisme desa. Workshop pemanfaatan media sosial untuk desa dan jurnalisme warga akan didigelar pada Rabu, 22 November 2017 dengan nara sumber Kepala Desa dan admin desa Pegiringan. workshop ini digelar di dua lokasi yang berbeda.

Kepala desa Pegiringan menjelaskan berbagi pengalaman seputar Media Sosial dan pemanfaatannya untuk desa di bukit tangkeban desa Nyalembeng. Materi pemanfaatan media sosial untuk desa sangat penting dalam proses membangun desa, khususnya dalam membangun informasi berbasis masyarakat desa. Media sosial juga menjadi salah satu sarana yang tepat yang responsif dalam menjawab dinamika kebutuhan publik.

Dilokasi terpisah admin desa Pegiringan menyampaikan materi workshop seputar jurnalisme kampung di sanggar seni desa Cikendung. Admin desa Pegiringan berbagi tentang bagaimana pentingnya jurnalisme kampung sebagai upaya untuk mengedukasi publik agar mampu membangun kemandirian masyarakat. mendorong prakarsa, gerakan, dan partisipasi masyarakat untuk pengembangan potensi dan Aset guna kesejahteraan bersama serta mewujudkan Pemerintahan Desa yang profesional, efisien dan efektif, terbuka, serta bertanggung jawab dalam meningkatkan  pelayanan publik bagi warga masyarakat desa guna mempercepat perwujudan kesejahteraan  umum.

Keterlibatan kepala desa dan admin desa Pegiringan dalam Festival Destika 2017 ini merupakan wujud komitmen dari Pemerintah Desa Pegiringan dalam upaya membangun desa Pegiringan dari sisi yang berbeda, yaitu sisi teknologi informasi, media sosial dan jurnalisme desa agar desa lebih berdaya “Desa Membangun, Desa Bersuara Untuk Indonesia”. (red:admindesa)

Author: AdminDesa
Pegiringan adalah desa di kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pegiringan salah satu desa di kecamatan Bantarbolang yang mempunyai bahasa yang khas di banding daerah lain di Pemalang, yaitu pengucapan vokal akhir (a) dibaca dengan (e) seperti pada kata belah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *